Kalkulator IPK
Hitung IPS dan IPK dari nilai huruf dan SKS, lihat predikat kelulusan dan nilai UAS yang Anda butuhkan untuk mencapai target.
Pilih nilai huruf dan isi SKS setiap mata kuliah. IPS dan predikat langsung diperbarui saat Anda mengetik.
Tambah semester sebelumnya untuk menghitung IPK
Isi IPK dan total SKS dari transkrip atau KHS terakhir. IPK baru sudah termasuk semester ini.
Cari tahu nilai UAS minimum agar nilai akhir mata kuliah mencapai target Anda.
Nilai sebelum UAS adalah gabungan tugas, kuis, praktikum dan UTS sesuai bobotnya. Contoh: jika UAS dihitung 40% dari nilai akhir, isi bobot 40.
| Nilai UAS | Nilai akhir |
|---|
Cara memakai kalkulator IPK
- Pilih sistem nilai kampus Anda, lalu pilih nilai huruf dan isi SKS setiap mata kuliah. Tambah mata kuliah membuat baris baru, × menghapusnya.
- Hasil pertama adalah IPS semester ini, lengkap dengan total SKS, total mutu dan predikatnya.
- Untuk IPK, buka Tambah semester sebelumnya dan isi IPK serta SKS yang sudah ditempuh dari transkrip atau KHS.
- Data tersimpan di perangkat ini, jadi Anda bisa melanjutkannya nanti. Tab Nilai UAS membantu merencanakan ujian akhir.
Apa itu IPK dan bagaimana menghitungnya?
Indeks Prestasi (IP) merangkum nilai huruf menjadi satu angka pada skala 0–4. Setiap nilai huruf punya bobot: A = 4, B = 3, C = 2, D = 1 dan E = 0. Bobot dikalikan dengan SKS (satuan kredit semester) untuk mendapat mutu, lalu semua mutu dijumlahkan dan dibagi total SKS:
IP = Σ (bobot × SKS) ÷ Σ SKS
Contoh: A di mata kuliah 3 SKS (mutu 12), AB di 3 SKS (10,5) dan B di 2 SKS (6) menghasilkan 28,5 mutu dari 8 SKS, jadi IPS-nya 3,56.
Sistem AB/BC dan plus/minus
Setiap kampus menetapkan sistem nilainya sendiri. Banyak kampus memakai nilai antara AB (3,5) dan BC (2,5). Kampus lain memakai plus/minus, misalnya A− = 3,7, B+ = 3,3, B− = 2,7 dan C+ = 2,3. Rentang nilai angka untuk tiap huruf juga berbeda-beda, jadi selalu cek pedoman akademik kampus Anda.
IPS dan IPK
IPS dihitung dari mata kuliah satu semester, sedangkan IPK dari semua mata kuliah yang sudah ditempuh. Untuk menggabungkannya, kalikan IPK lama dengan SKS yang sudah ditempuh, tambahkan mutu semester ini, lalu bagi dengan total SKS baru. Contoh: IPK 3,20 dari 60 SKS ditambah IPS 3,60 dari 20 SKS menjadi (192 + 72) ÷ 80 = 3,30. Kotak Tambah semester sebelumnya menghitungnya untuk Anda.
Predikat kelulusan
Banyak perguruan tinggi memakai predikat berikut untuk lulusan diploma dan sarjana: memuaskan untuk IPK 2,76–3,00, sangat memuaskan untuk 3,01–3,50 dan pujian (cum laude) untuk IPK di atas 3,50. Predikat pujian biasanya juga mensyaratkan lulus tepat waktu. Batas IPK minimum untuk lulus umumnya 2,00.
Berapa nilai UAS yang dibutuhkan?
Jika UAS berbobot p dari nilai akhir, nilai akhir = nilai sebelum UAS × (1 − p) + nilai UAS × p. Dari situ:
nilai UAS = (target − nilai sebelum UAS × (1 − p)) ÷ p
Dengan nilai 70 sebelum UAS, bobot UAS 40% dan target 75, Anda butuh (75 − 70 × 0,6) ÷ 0,4 = 82,5. Tab Nilai UAS juga menampilkan tabel nilai akhir untuk berbagai nilai UAS.
Semua dihitung di browser Anda. Nilai Anda tidak pernah diunggah.
Pertanyaan umum
Bagaimana cara menghitung IPK?
Kalikan bobot setiap nilai huruf (A = 4, B = 3, C = 2, D = 1, E = 0) dengan SKS mata kuliahnya, jumlahkan hasilnya, lalu bagi dengan total SKS. Untuk IPK, gunakan semua mata kuliah yang sudah ditempuh; untuk IPS, cukup mata kuliah satu semester.
Apa bedanya IPS dan IPK?
IPS (Indeks Prestasi Semester) dihitung dari mata kuliah satu semester saja. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) dihitung dari seluruh mata kuliah sejak semester pertama. IPS menentukan beban SKS semester berikutnya di banyak kampus, sedangkan IPK tercantum di transkrip dan ijazah.
Berapa IPK untuk cum laude?
Di banyak kampus, predikat pujian (cum laude) diberikan untuk IPK di atas 3,50, sangat memuaskan untuk 3,01–3,50 dan memuaskan untuk 2,76–3,00. Pujian biasanya juga mensyaratkan lulus tepat waktu dan tanpa nilai D atau E. Ketentuan pastinya ada di peraturan akademik kampus Anda.
Berapa bobot nilai AB dan BC?
Pada sistem AB/BC, AB bernilai 3,5 dan BC bernilai 2,5, di antara A (4), B (3) dan C (2). Kampus lain memakai sistem plus/minus, misalnya A− = 3,7, B+ = 3,3, B− = 2,7 dan C+ = 2,3. Pilih sistem yang sesuai di kalkulator.
Berapa nilai UAS yang saya butuhkan?
Jika UAS berbobot p dari nilai akhir, nilai akhir = nilai sebelum UAS × (1 − p) + nilai UAS × p. Jadi nilai UAS yang dibutuhkan = (target − nilai sebelum UAS × (1 − p)) ÷ p. Dengan nilai 70, bobot UAS 40% dan target 75, Anda butuh 82,5.